Panduan Mudik Jarak Jauh dengan Mobil Listrik agar Perjalanan Tetap Lancar

Mudik Lebaran dengan mobil listrik semakin umum. Jumlah penggunanya terus bertambah. Infrastruktur pendukung seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) juga makin banyak tersedia.

Namun, perjalanan jarak jauh dengan mobil listrik tetap membutuhkan perencanaan matang. Hal terpenting adalah mengatur strategi pengisian daya.

Pemilik bengkel spesialis Dokter Mobil di Jakarta, Lung Lung, mengingatkan pemudik agar mengecek lokasi SPKLU sebelum berangkat. Menurutnya, kondisi mudik sulit diprediksi. Kemacetan bisa terjadi di mana saja dan berlangsung lama.

Risiko terbesar adalah baterai hampir habis saat terjebak macet. Ketika berhasil sampai di SPKLU, belum tentu bisa langsung mengisi daya. Antrean panjang bisa saja terjadi.

Karena itu, pengemudi tidak boleh hanya mengandalkan satu titik pengisian. Siapkan beberapa alternatif SPKLU di sepanjang rute. Pastikan jaraknya masih aman dijangkau dengan sisa baterai.

Pandangan serupa disampaikan Iqbal Taufiqurrahman dari GAC Indonesia. Ia menilai perencanaan rute menjadi faktor paling krusial dalam perjalanan jauh menggunakan mobil listrik.

Pengguna dapat memanfaatkan aplikasi seperti PLN Mobile atau Google Maps untuk mencari lokasi SPKLU. Dengan begitu, perjalanan bisa lebih terkontrol dan terencana.

Iqbal juga mengingatkan agar tidak sepenuhnya bergantung pada klaim jarak tempuh pabrikan. Dalam kondisi nyata, jarak tempuh biasanya 5 hingga 10 persen lebih rendah dari angka resmi.

Selisih ini bisa bertambah jika kendaraan sering terjebak macet, melewati banyak tanjakan, atau dikemudikan dengan gaya yang kurang efisien.

Untuk itu, selalu sediakan margin aman. Jangan menunggu baterai berada di titik kritis sebelum mengisi daya. Idealnya, rencanakan pengisian saat kapasitas baterai masih berada di kisaran 20 hingga 30 persen.

Langkah ini membantu mengurangi risiko kehabisan daya. Selain itu, pengemudi juga punya waktu cadangan jika SPKLU penuh atau tidak berfungsi.

Dengan rute yang direncanakan dengan baik dan manajemen baterai yang disiplin, mudik menggunakan mobil listrik tetap bisa berjalan lancar.

Perencanaan yang matang adalah kunci agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan bebas khawatir.